Pa-Baihaqi-150x150

Disdukcapil Kabupaten Cirebon Akui Keterlambatan Proses e-KTP

SUMBER- Masih adanya masyarakat yang belum mendapatkan e-KTP, langsung mendapat respon dari petugas Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon. Petugas Pendataan penduduk, Baihaqi membenarkan adanya keterlambatan pembuatan e-KTP. Hal itu disebabkan karena, pihaknya mengaku tidak memiliki standar SOP. “Memang […]

via-EKTP-syifa-Y-Abadi-3-150x150

Usia 15-16 Tahun Bisa Rekam E-KTP

SUMBER – Berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, nomor 417-13/ 6945/ Disdukcapil tentang pengembangan perekaman sidik jari, iris mata dan pas foto E-KTP, saat ini perekaman E-KTP tidak hanya untuk penduduk yang sudah berusia 17 tahun atau […]

IMG-20130725-00845

Pelayanan e-KTP Mobile di Sekolah

Dalam rangka pelayanan kepada masyarakat dan memenuhi target perekaman e-KTP dari pusat (Jakarta), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cirebon melakukan pelayanan keliling (KTP Mobile) dengan cara mendatangi setiap desa dan Kelurahan sesuai yang telah dijadwalkan. Selain itu, pelayanan keliling […]

Jadwal E-KTP Bulan September Tahun 2013

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 470.13/1090/SJ Tanggal 1 Maret 2013 Perihal Percepatan Penyelesaian  Perekaman e-KTP secara Reguler Bagi Penduduk wajib KTP. Berkenaan dengan hal tersebut, untuk mencapai target  perekaman e-KTP di Kabupaten Cirebon, kami akan melaksanakan perekaman e-KTP […]

Photo By KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN

BISNIS.COM, JAKARTA — Alat pembaca kartu (card reader) untuk kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dapat diproduksi massal tahun ini, sehingga pada Januari 2014 sudah dapat digunakan untuk memeriksa e-KTP. “Dalam waktu dekat kami akan membicarakan dengan industri elektronika nasional, sehingga […]

 

Disdukcapil Kabupaten Cirebon Akui Keterlambatan Proses e-KTP

Pa-Baihaqi-150x150

SUMBER- Masih adanya masyarakat yang belum mendapatkan e-KTP, langsung mendapat respon dari petugas Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon.
Petugas Pendataan penduduk, Baihaqi membenarkan adanya keterlambatan pembuatan e-KTP. Hal itu disebabkan karena, pihaknya mengaku tidak memiliki standar SOP.
“Memang benar ada sebagian daerah yang warganya belum mendapatkan e-KTP. Karena kita enggak punya standar SOP, enggak kaya pembuatan KTP reguler, yang punya standar SOP dan ada peraturan daerahnya (perda). Sedangkan untuk e-KTP sendiri pusat yang ngurus, mulai percetakan sampai pendistribusian sendiri langsung dari pusat. Pendistribusian dari pusat tidak melalui kita, tapi langsung ke Kecamatan, dari Kecamatan baru ke desa,” ujarnya. (ful)

 

Sumber : Radar Cirebon

Usia 15-16 Tahun Bisa Rekam E-KTP

via-EKTP-syifa-Y-Abadi-3-150x150

SUMBER - Berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, nomor 417-13/ 6945/ Disdukcapil tentang pengembangan perekaman sidik jari, iris mata dan pas foto E-KTP, saat ini perekaman E-KTP tidak hanya untuk penduduk yang sudah berusia 17 tahun atau yang sudah menikah, tapi juga usia 15 sampai 16 tahun.

 

Hal ini disampaikan Plh Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon, Drs Syifa Yulianton Abadi MM. Dikatakannya, meski sudah direkam E-KTP, namun penduduk tersebut belum bisa memegang E-KTP pada usia itu, melainkan pada usia 17 tahun. “Ini tujuannya untuk target pencapaian E-KTP dan validasi data. Perekaman E-KTP penduduk yang berusia 15 sampai 16 tahun, baru kita keluarkan setelah mereka sudah berusia 17 tahun,” ujarnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (23/8).

 

Untuk mempercepat persiapan pelaksanaan perekaman E-KTP pada usia 15-16 tahun ini, pihaknya akan segera menyosialisasikan ke tiap-tiap sekolah menengah atas (SLTA). “Dalam waktu dekat kami akan segera melakukan rekaman ke tiap sekolah,” katanya.

 

Sedangkan untuk capaian rekam data wajib E-KTP Kabupaten Cirebon tercatat ada 1.479.107 jiwa. Dari data tersebut, sudah ada 80 persen lebih warga Kabupaten Cirebon yang telah melakukan perekaman E-KTP.

 

Menurutnya, melalui program ini penduduk wajib E-KTP bisa memperoleh KTP elektronik berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) Nasional dengan tanpa dipungut biaya alias gratis. Berdasarkan Perpres No 126 tahun 2012 tentang perbelakuan E-KTP dan penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional, menyatakan bahwa batas pembuatan E-KTP sampai akhir Desember 2013. Dengan kata lain, 01 Januari 2014 semua warga telah memiliki E-KTP dan KTP reguler sudah tidak dapat dioperasionalkan lagi.

 

Disdukcapil Kabupaten Cirebon, kata dia, telah mengoperasionalkan dua E-KTP mobile atau layanan E-KTP keliling. Layanan E-KTP keliling tersebut untuk menjangkau warga yang jarak rumahnya jauh dari kantor kecamatan, usia lanjut atau warga sakit yang tidak bisa melakukan perekaman data untuk pembuatan E-KTP di kantor kecamatan.

“Bagi warga yang kesulitan datang ke kantor kecamatan untuk melakukan perekaman data, misalnya karena jauh, sakit atau jompo, kami juga mengoperasionalkan E-KTP mobile. Selain itu, pada waktu libur Lebaran atau musim mudik kemarin, tim kami melakukan jemput bola ke wilayah Cirebon Timur. Sebab di wilayah sana, termasuk paling banyak penduduknya yang mengirimkan TKI, sehingga waktu-waktu tersebut tidak ingin kita siakan. Dan Alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan. Hanya dengan waktu empat hari sudah ada 1.000 orang yang telah kami rekam. Mereka dari empat kecamatan yakni Losari, Pabedilan, Babakan dan Gebang,” imbuhnya.

 

Sumber: Radarcirebon

Pelayanan e-KTP Mobile di Sekolah

IMG-20130725-00845

Dalam rangka pelayanan kepada masyarakat dan memenuhi target perekaman e-KTP dari pusat (Jakarta), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cirebon melakukan pelayanan keliling (KTP Mobile) dengan cara mendatangi setiap desa dan Kelurahan sesuai yang telah dijadwalkan. Selain itu, pelayanan keliling juga dilakukan di sekolah-sekolah yaitu SMA/SMK/MA sederajat untuk melaksanakan perekaman bagi siswa-siswi yang telah memasuki usia 17 tahun dan wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), target perekaman adalah siswa-siswi yang lahir pada tahun 1996. Jadi meskipun bulan kelahiran adalah Desember tetap bisa direkam. Mekanismenya seperti yang dilaksanakan selama ini. Yaitu para siswa diharapkan membawa fotokopi KK, untuk memaksimalkan perekaman e-KTP, khususnya bagi pemula atau yang telah memasuki usia 17 tahun. Banyak siswa SMA yang telah memasuki usia 17 tahun namun belum memiliki KTP lantaran terkendala dalam pengurusannya yang berbenturan dengan jadwal mereka bersekolah.

Pelaksanaan perekaman ini dilaksanakan dari tanggal 25 Juli 2013 sampai sekarang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cirebon akan terus mengirimkan tim yang terdiri dari beberapa personil untuk melakukan perekaman e-KTP di sekolah-sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Cirebon.

Adapun nama sekolah yang telah melakukan perekaman e-KTP, antara lain yaitu :

No

Tanggal

Nama Sekolah

Perolehan

1

25dan29 Juli 2013 SMK Muhamadiyah Lemahabang

321

2

01 Agustus 2013 SMAN 1 Beber

118

3

19 Agustus 2013 SMAN 1 Lemahabang

127

4

03 September 2013 SMAN 1 Sumber

125

5

09 September 2013 SMAN 1 Dukupuntang

145

6

11 September 2013 SMAN 1 Jamblang

156

Jumlah

992

Untuk sekolah lain yang belum didatangi tim mobile e KTP, dapat berkoordinasi dengan bidang pendaftaran penduduk di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cirebon, Jl. Sunan Muria No. 4 Sumber, Atau dapat menghubungi Sdr. Andi (082118289081).

Jadwal E-KTP Bulan September Tahun 2013

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 470.13/1090/SJ Tanggal 1 Maret 2013 Perihal Percepatan Penyelesaian  Perekaman e-KTP secara Reguler Bagi Penduduk wajib KTP. Berkenaan dengan hal tersebut, untuk mencapai target  perekaman e-KTP di Kabupaten Cirebon, kami akan melaksanakan perekaman e-KTP Mobile.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cirebon dalam rangka meningkatkan pelayanan untuk mempermudah dan mempercepat proses perekaman e-KTP kepada masyarakat  dan pencapaian target perekaman e-KTP di Kabupaten Cirebon telah berupaya menerapkan sistem jemput bola yaitu dengan terjun langsung ke masyarakat melakukan pelayanan perekaman e-KTP di Desa-Desa yang telah ditentukan oleh Kecamatan.

 

No.

Hari/Tanggal

Kecamatan

Tim

1.

Senin, 02-09-2013

Plumbon

Tim 1

2.

Selasa, 03-09-2013

Sumber

Tim 2

3.

Kamis, 05-09-2013

Gunungjati

Tim 3

4.

Jumat , 06-09-2013

Depok

Tim 1

5.

Senin, 09-09-2013

Lemahabang

Tim 2

6.

Selasa, 10-09-2013

Pabedilan

Tim 3

7.

Rabu, 11-09-2013

Plered

Tim 1

8.

Kamis, 12-09-2013

Losari

Tim 2

9.

Jumat, 13-09-2013

Kedawung

Tim 3

10.

Senin , 16-09-2013

Klangenan

Tim 1

11.

Selasa , 17-09-2013

Plumbon

Tim 2

12

Rabu , 18-09-2013

Palimanan

Tim 3

13

Kamis , 19-09-2013

Sumber

Tim 1

14

Jumat , 20-09-2013

Depok

Tim 2

15

Senin , 23-09-2013

Lemahabang

Tim 3

16

Selasa , 24-09-2013

Losari

Tim 1

17

Rabu , 25-09-2013

Klangenan

Tim 2

18

Kamis, 26-09-2013

Plered

Tim 3

19

Jumat , 27-09-2013

Kedawung

Tim 1

20

Senin, 30-09-2013

Pabedilan

Tim 2

Photo By KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN

BISNIS.COM, JAKARTA — Alat pembaca kartu (card reader) untuk kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dapat diproduksi massal tahun ini, sehingga pada Januari 2014 sudah dapat digunakan untuk memeriksa e-KTP.

“Dalam waktu dekat kami akan membicarakan dengan industri elektronika nasional, sehingga tahun ini bisa diproduksi secara massal,” kata Marzan Iskandar, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Selasa (14/5).

Dia juga mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan uji publik terhadap “design” alat pembaca kartu yang pembuatannya sudah dimulai sejak 2011.

“BPPT merancang alat tersebut sejak Read more »

Soal Larangan Fotokopi e-KTP, Mendagri Nilai Ada Salah Paham

1504037-mendagri-gamawan-4-620X310

JAKARTA, KOMPAS.com – Kehebohan terkait e-KTP tak boleh difotokopi beberapa waktu terakhir, ditanggapi Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Ia mengatakan, ada kesalahan pemahaman tentang surat edaran itu.

“Surat edaran saya bukan untuk masyarakat, tapi untuk instansi pemerintah, supaya tidak memerintahkan masyarakat memotokopi e-KTP,” ujarnya kepada wartawan di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (8/5/2013) siang.

Gamawan mengatakan, Read more »

Pasca Putusan MK, MA Perintahkan Hakim Stop Adili Akta Kelahiran

hattaaliarisaputra31

Andi Saputra – detikNews

Jakarta – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menggugurkan kewenangan pengadilan negeri mengadili permohonan akta kelahiran yang telah lewat 1 tahun. Atas hal ini, Mahkamah Agung (MA) memerintahkan hakim di Indonesia menghentikan mengadili hal itu, kecuali yang sudah terdaftar sebelum putusan MK diucapkan.

Perintah ini dituangkan Read more »

Progress Perekaman e KTP di Kabupaten Cirebon

Perekaman e KTP

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cirebon dalam rangka pencapaian target perekaman e-KTP telah berupaya terjun langsung ke masyarakat yaitu dengan pelayanan e-KTP mobile dan turut serta dalam pelayanan satu atap dengan pihak polsek maupun dalam setiap momen/kegiatan yang ada di Kabupaten Cirebon. Salah satu contoh dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini maupun Hari Buruh yang diselenggarakan oleh Disnakertrans Kabupaten Cirebon yang bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Lurah Kecamatan Plumbon pada tanggal 28 April 2013. Dalam kegiatan tersebut Read more »

Dibantu Cirebon, E-KTP Cianjur Bergerak Cepat

1904461

INILAH.COM, Cianjur – Bantuan peminjaman alat perekaman e-KTP dari Kabupaten Cirebon sebanyak 10 unit, sangat membantu Pemkab Cianjur mendongkrak percepatan perekaman di tiap kecamatan.

Jika biasanya rata-rata dalam sehari mampu merekam 300 wajib e-KTP, setelah adanya bantuan peminjaman alat, dalam sehari mampu mencapai 600 orang.

Kepala Bidang Pendaftaran dan Informasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur Achmad Syamsudin mengatakan, peminjaman alat perekam e-KTP ini dilakukan untuk mempercepat pencapaian target 90% perekaman yang dideadline selesai minggu ke dua bulan Oktober 2012.

Read more »

E-KTP Kabupaten Cirebon Baru 35 Persen

e-ktp

SUMBER, (PRLM).- Distribusi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kabupaten Cirebon rata-rata masih di bawah lima puluh persen. Kondisi tersebut sempat membuat pihak kecamatan khawatir akan timbulnya kecemburuan sosial jika sebagian e-KTP yang sudah dicetak itu disebar ke masyarakat.

Berdasarkan penelusuran “PRLM” di Kecamatan Suranenggala dan Kecamatan Gunung Jati, e-KTP tercetak baru didistribusikan sekitar 33-35 persen. Alhasil, pembagian e-KTP ke masyarakat sempat ditunda, karena khawatir menimbulkan kecemburuan sosial.

Read more »